Sabtu, 22 Agustus 2009

Tentang Dy


Dicuekin?? Emang enak? Hu…u..kenapa Dy? Gak tau awalnya dari mana semua bergulir begitu cepat. Berawal dari pertemanan maya dgn seorg sahabat yg kukenal dari sohibku sendiri. Maklumlah aku termasuk org baru dikomunitas yg saban hari dulunya digelutin. Aku dan sahabatku ini punya kesamaan rasi dibawah naungan cancer yg keras kepala…Haaa..aaa…emang bener sih cancer ntuh seperti itu apalagi dgn sikap cuexnya itu. Ternyata ada imbasnya jg gw bisa2nya jg ikut dicuekin…Ughhhh…sebel….. Tapi yg ingin kuceritakan ini bukan tentang sahabatku yg ini. Tetapi seseorg yg seyogyanya mulai menyita pikiranku karena keanehannya. Knapa ku bilang aneh karena aku ndak tau kenapa dy berubah.
Memang setiap manusia pasti berubah, bisa jadi lebih baik atau lebih buruk. Tapi apapun yg menyebabkan perubahan itu pasti semua ada alasannya. Dan alasan itu membuat beliau menjadi org yg aneh buatku.
Awalnya ketertarikan tuk mengenal beliau karena, rasa penasaran sahabatku akan sosoknya. Sosok yg berwibawa, cerdas, mandiri, soleh bahkan pekerja keras. siapapun org yg pernah berinteraksi dengan beliau pasti juga ingin lebih kenal dekat dengannya. Ternyata pendekatan yg kulakukan berhasil dan beliau orngya bersahabat dan humoris. Dan apa yg dikatakan sohib ku gak jauh beda dgn apa yg kukenal. Pertama yg ada dipikiran ku setelah mengenalnya aku ingin menjodohkan Dy dgn sahabatku…hehehhehe..klise ya…emang begitu. Ternyata eh ternyata misiku tak berhasil. Gak masalah yg pasti aq bisa membuat sohibku ini dekat dengan beliau. Aku kagum pada beliau dan semakin kagum bila membaca wejangan yg dy berikan. Aku menganggap nya seperti saudara lelaki cuz aku juga ndak punya abang meski aku punya adik lelaki. Tetapi ternyata beda kalo kita punya abang lelaki yg bisa bertukar pikiran. Ketika diri ini merasa gersang dan tak bisa berpikir secara sehat. Sharing dengannya merupakan solusi buatku. Menganggapnya sebagai sahabat maupun saudara saja sudah cukup. Aku tidak ingin bermimpi lebih jauh. Sepertinya setelah mengenal beliau setidaknya aku lebih mengerti arti dari hidup dan kemandirian walau terkadang ntuh org kalo uda ngomong rada omes dan guyon. Ada satu hal yg menarik dari hobby nya yg ekstrem menurutku tp masih dalam hal yg positif .Hebat! hobbynya itu bisa buat senang sekaligus gak menghambur2kan duit.
Dy berubah? Aku gak tau kenapa? Semua berjalan begitu cepat setelah aku membuat status palsu yg cukup membuat warga komunitas gempar, duh salah aku kenapa menuruti apa yg mereka mau. Kalo saja aku lebih selektif dalam bertindak. Bodohnya aku. Kelihatan aku ndak mikir pake otak . Semuanya hanya just for fun.
Dy mulai berubah aku ndak tau salahku apa? Dy begitu cuex begitu kutanyakan ada apa?dan mengapa? Tak kunjung juga kutemukan jawaban dalam diamnya. Aku berharap dy mau berkata walau sepatah saja. Tolong jangan diamkan aq…. Aq tau ini bukan sifatnya. Dy bukan org yg seperti itu…..

Aku tahu itu….
Tapi belum kutemukan jawaban dalam diamnya…..?
Sahabat dekatku pernah berkata, terkadang dalam diam seorang itu memang menyimpan makna yg kita sendiri tidak bisa menebak sepihak saja, karena Cuma org tersebut yg tau apa yg ada dalam hatinya. Walaupun aku berusaha untuk membuka sebenarnya apa yg ada dalam pikiran beliau tetapi tetap saja ndak bisa.
Berulang kali aku mencoba menanyakan kepada beliau sebenarnya apa yg terjadi. Mengapa beliau berubah. Aku seperti tidak mengenalinya. Dy bukan org yg pertama aku mengenalnya dalam maya ku.
Aku pernah berpikir apakah karena status palsu itu membuat beliau jengkel dan tidak mau bersahabat denganku. Tapi rasanya tidak mungkin. Beliau bukan org seperti itu. Meski tidak semua hal kuketahui tentangnya tapi aku yakin ini bukanlah sifat beliau.
Aku berhenti berharap saat tak kutemui jua jawaban yg kuinginkan. Mungkin beliau memang tidak ingin menyambung tali silatuhrahmi dgn ku. Mungkin…ya mungkin saja. Cuma dy dan ALLAH tau.

Sedih??kecewa?? jujur saja aku kecewa kehilangan seorg sahabat sekaligus saudara lelaki buatku. Kecewa pastilah karena aq kehilangan org yg aku idolakan sebagai pengayom bahkan ide cemerlangnya membuat ku berdecak kagum. Tapi tak kudapatkan itu lagi malah seorang pengecut yg seperti lari dari masalah bahkan membiarkan masalah yg begitu sepelenya menjadi rumit.
Entahlah…..?? yg ada dalam pikiranku kenapa beliau tega menyimpan jawab yg selama ini aku cari. Aku lelah biarlah berhenti sampai disini, meskipun keadaannya harus seperti ini, aku masih berharap suatu saat dy kembali seperti semula seperti org yg pertama aku kenal.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar